Alhamhamdulillah telah
selesai KSR PMI UNIT STKIP PGRI Bangkalan melaksanakan diklat sar II, Ruangan
bertempat di kampus STKIP PGRI Bangkalan tanggal 3 nopember 2013 sampai dengan
selesai sedangkan diklat Lapangan bertempat di dlundung - trawas mojokerto tanggal 13 - 15 desember 2013.
Kegiatan ini bertujuan untuk “Menciptakan kader relawan PMI yang berkualitas intelektual, bertanggung
jawab, serta berjiwa tanggap bencana dalam menjalankan tugas dibidangnya” Pengurus PMI Kabupaten bangkalan pun ikut serta untuk
mengontrol kegiatan tersebut. Adapun KSR PMI UNIT UTM turut membantu juga dalam
kegiatan ini.
Kegiatan ini
menempuh 120 jam sesuai dengan standar diklat dasar yang ditetapkan oleh PMI
pusat yang diikuti 15 peserta. Diklat ruangan peserta mendapatkan meteri dan
juga praktek seperti gerakan, kepemimpinan, pp, dapur umun, psp, watsan, dan
banyak lainnya. “ saya capek ka’ saya laper namun saya tidak akan menyerah
karna ne menyenangkan bagi saya” ujar
salah satu persera.
Setelah diklat
Lapangan mereka bergabung dengan KSR PMI UNIT UTM Bangkalan dimana mereka
melakukan diklat Lapangan susulan yang berjumlah 9 peserta Sehingga didiklan
lapangan jumlah keseluruhan 24 peserta. Komandan KSR PMI UNIT UTM Bangkalan
sudah memasrahkan anggotanya kepada Komandan dan ketupel KSR
PMI UNIT STKIP PGRI Bangkalan yang harus mematuhi peraturan yang ada di KSR PMI
UNIT STKIP PGRI Bangkalan. Peserta antusias melakukan kegiatan ini dimana
kekompakan ada pada mereka dan tidak membeda – bedakan mana ksr stkip pgri dan
mana ksr utm. “ saya senang bisa bergabung dengan ksr stkip pgri karena bisa
menambah teman atau saudara ” ujar salah satu ksr utm.
Diklat lapangan tepatnya
di dlundung – trawas mojokerjo selama 3 hari 2 malam para peserta dibagi 3 kelompok,
yaitu palang merah, Kristal merah dan bulan sabit merah, dimana peserta
mempraktekkan ilmunya selama ada didiklat ruangan contoh assessment, simulasi,
solidaritas dan banyak lainnya. Medan di bumi ini sangat cocok untuk melakukan
diklat lapangan dimana pegunungan yang menguras tenaga para relawan. Dalam
melakukan simulasi korban banyak para peserta di jatuhi hujan lebat sehingan
terjadi simulasi nyata, “ ini baru pertama kalinya simulasi dijatuhi hujan
lebat yang pernah saya hadapi sebelumnya” ujar panitia UTM. Para peserta
semuanya kedinginan namun peserta tidak menyerah. Acara makanpun disetting
seperti di pengungsian. Pusat komsumsi ada di dapur umum.
Puncak kegiatan ini
adalah pada saat jam 02.30 subuh peserta dibangunkan menghidupkan api unggun
dan sekaligus pengukuhan diamana mereka berikrar dan pembagian kaos, pin, dan
stiker oleh panitia sebagai tanda bahwa resminya para peserta untuk menjadi
anggota baru KSR PMI UNIT STKIP PGRI Bangkalan.
Punulis




0 comments:
Post a Comment